17 05 2012
Last update: 14:37:34 PST (Pacific Time Zone)

Yayasan Universal Taekwondo Indonesia

13 May 2012 18:38:00

Yayasan Universal Taekwondo Indonesia (YUTI) akan menggelar kejuaraan terbuka (open tournament) taekwondo I di Makassar, akhir bulan ini. Rencananya kejuaraan ini berlangsung di Gelanggang Olahraga (GOR) Sudiang. Mulai Senin (26/5) hingga Selasa (27/5) nanti.Koordinator administrasi YUTI Open Tournament I, Nurhaeda Hasan menjelaskan kejuaraan tersebut adalah yang pertama digelar di Sulsel.

Menurutnya, penyelenggara sudah mengundang semua provinsi yang memiliki pengurus cabang taekwondo untuk mengikuti kejuaraan ini. Seperti Provinsi Sulawesi Utara (Sulut), Sulawesi Tengah (Sulteng), Provinsi Gorontalo, Sulawesi Tenggara (Sultra), Sulawesi Barat (Sulbar) termasuk tuan rumah Sulsel.”Beberapa provinsi sudah menyatakan siap berpartisipasi,”kata dia.

Nurhaeda belum bisa memastikan, apakah ada di antara daerah tersebut yang mengirim atletnya yang lolos PON XVIII Riau September nanti.”Bisa jadi ada yang mengirim tim PON. Hanya kami belum dapat konfirmasinya,”paparnya. Dia menjelaskan, hanya satu nomor yang akan dipertandingkan di kejuaraan ini, yakni sparing. Diprediksi, atlet dari Sulsel yang bakal mendominasi.”Kami prediksi, tim dari Kota Makassar yang difavoritkan sebagai juara,”sebutnya.

Saingan terberat Makassar,hanyalah kabupaten/kota lainnya yang ada di Sulsel. Sedangkan provinsi lain, masih sulit ditebak kekuatannya.”Kami belum punya gambaran untuk provinsi lain,”kata dia. Panitia penyelenggara menyiapkan hadian Rp20 juta untuk juara umum I. Sebanyak Rp10 juta untuk juara II dan Rp5 juta untuk juara III.

”Total hadiah yang disiapkan dikejuaraan terbuka taekwondo ini mencapai Rp1 miliar. Karena masih banyak hadiah lainnya,”pungkasnya. Selama ini Kota Makassar dikenal memiliki atlet-atlet taekwondo yang bagus. Bahkan Makassar menjadi salah satu penyumbang atlet taekwondo Sulsel.

Materi Iklan Sosialisasi

10 May 2012 19:25:00

Materi iklan sosialisasi terbaru pasangan bakal calon Ilham Arief Sirajuddin- Aziz Qahhar Mudzakkar yang akan disiarkan di enam stasiun televisi swasta nasional, tetap menyindir kandidat lain. Rencananya, iklan tahap kedua milik pasangan dengan tagline Semangat Baru itu mulai ditayangkan pada akhir Mei ini atau pascadeklarasi terbatas partai pengusung, 20 Mei mendatang.

Pada iklan tahap pertama, terdapat empat versi yang ditayangkan setiap hari di enam stasiun televisi swasta nasional. Sebagian besar memuat gambar kapal, bintang, dan kalimat stop untuk menyindir incumbentSyahrulYasin Limpo. Meski tetap sarat sindiran, namun diiklan terbarunya nanti akan diformat lebih rapi. Informasi yang dihimpun media, salah satu versi iklan terbaru itu akan memuat gambar sekumpulan orang yang merasakan euforia kemenangan.

Namun perlahan, orang yang berhasil memenangkan salah satu momentum perhelatan politik, secara perlahan melupakan dan meninggalkan pendukungnya. Selain itu,di bagian lain materi iklan, tetap menonjolkan gambar bintang berwarna kuning dengan latar belakang hitam. Seperti diketahui, simbol dan warna itu sering digunakan dalam tagline Don’t Stop Komandan milik Syahrul. Ketua Divisi Publikasi dan Informasi DPD Partai Demokrat Sulsel Syamsu Rizal yang dikonfirmasi kemarin, tidak menampik jika iklan terbaru Ilham- Aziz tetap memuat pesan sindiran ke kandidat tertentu.

“Kami hanya menampilkan saja model gambar orang yang ramai, baru tiba-tiba sepi. Tergantung perspektif publik melihatnya nanti. Apakah dibilang menyindir atau tidak,” tutur Ical, sapaan akrab Syamsu Rizal. Dia menambahkan, materi iklan terbaru nanti tidak akan permanen ditayangkan di televisi hingga tahapan kampanye digelar. Sebab, adabeberapaversi lain yang disiapkan dan akan diluncurkan secara bertahap. “Kami punya durasi waktu setiap iklan. Misalnya, selama duamingguatausatubulan,baru kami ganti dengan materi lain.

Nanti pada waktunya, kami tampilkan program jualan Ilham- Aziz yang benar-benar bisa menarik simpati warga,”imbuh Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Makassar itu. Mengenai biaya iklan, Ical mengaku tak khawatir. Sebab, banyak kerabat Ilham dan Aziz yang diklaim secara sukarela menawarkan bantuan pendanaan, baik tokoh nasional, maupun yang berkiprah di provinsi lainnya. Ilham yang dikonfirmasi terpisah mengenai iklan terbarunya, mengaku tidak terlibat dalam proses pembuatan iklan tersebut. Sebab, semuanya ditangani oleh Choel Mallarangeng, adik kandung Menegpora Andi Alifian Mallarangeng bersama Fox Indonesia.

“Kami ini ibarat pengantin. Ada yang memang bertugas khusus untuk itu. Tapi, tentu ada pertimbangan tersendiri, kenapa materi seperti itu kami tonjolkan,” papar Wali Kota Makassar dua periode itu. Menurut Ketua DPD Partai Demokrat Sulsel ini,iklan di media elektronik dan media cetak dianggap paling efektif untuk meningkatkan popularitasnya sebagaipenantang. Sebab, untuk menyentuh sekitar 9 juta jumlah penduduk, tidak bisa mengandalkan pertemuan langsung.

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia

10 May 2012 08:21:00

Ikatan Konsultan Pajak Indonesia (IKPI) Cabang Makassar segera melakukan uji sertifikaas konsultan pajak. Uji sertifikasi tersebut untuk melegitimasi kemampuan para konsultan pajak yang ada di daerah itu, apalagi ini menjadi syarat untuk menjadi seorang konsultan yang profesional. Rencananya, kegiatan itu akan dilaksanakan 16-17 Juni mendatang, dengan melibatkan pengurus IKPI, peserta akan diuji secara tertulis dengan enam materi pengujian yakni, PPh orang pribadi, PPN dan PPMD,PPH pemungut pajak, PBB dan BPHTB, ketentuan umum perpajakan, serta kode etik profesi.

Dari hasil tes itu nantinya, jika konsultan pajak lulus maka mereka akan menggunakan hasil sertifikasi sebagai syarat untuk mengurus izin praktek konsultan, dimana IKPI merupakan satu-satunya lembaga penyelenggara uji sertifikasi. Ketua IKPI Makassar Muhammad Haidir Kemme mengatakan, uji sertifikasi ini penting dimiliki konsultan pajak, karena menjadi bekal bagi mereka membuka kantor konsultan pajak, apalagi izin ini dikeluarkan langsung oleh Direktorat Jenderal Pajak atas nama Kementerian Keuangan.

“Uji sertifikasi ini yang kedua kalinya dilaksanakan, tahun lalu tercatat sekitar 25 peserta yang ikut. Tahun ini, kami targetkan sekitar 30 peserta dengan brevet kelulusan A,”tuturnya. Dia menjelaskan, untuk mengikuti ujian ini, peserta akan dibebankan pembayaran sebesar Rp 3,5 juta, itu sudah termasuk kebutuhan selama ujian dan sertifikat.

Sebenarnya, ada tiga jenjang brevetyang dimiliki konsultan pajak, yakni brevetA untuk konsultan yang mengurusi pajak pribadi, brevetB untuk pribadi dan badan usaha dan brevet C untuk pajak internasional. Haidir menjelaskan, sangat mengharapkan seluruh peserta uji sertifikasi yang ikut memiliki kemampuan untuk menghitung dengan benar dan tanpa kekuatiran akan adanya kekeliruan dalam membayar pajak.

Selain itu juga akan memberikan saran pemecahan masalah pemungutan pajak dan dapat mengurangi ketergantungan terhadap pihak lain jika menemui masalah yang bertentangan dengan pajak.”Kami berharap, setelah lulus uji sertifikasi mereka bisa bekerja sebagai konsultan pajak yang profesional, sehingga dalam melaksanakan tugasnya semakin maksimal,”tuturnya.

Dewan Pendidikan Sulawesi Selatan

23 April 2012 04:50:00

Dewan Pendidikan Sulawesi Selatan meminta agar Ujian Nasional (UN) 2013 tingkat Sekolah Dasar (SD) sederajat dihapuskan agar sejalan dengan program wajib belajar sembilan tahun. Selain itu UN SD juga dinilai hanya membuang-buang anggaran. Ketua Dewan Pendidikan Sulsel Prof Dr Halide mengemukakan, UN SD 2013 seharusnya sudah ditiadakan demi mengoptimalkan program wajib belajar sembilan tahun. Dia meminta agar Sulsel menjadi pelopor pendidikan dasar nasional yang berkualitas dengan efisien dengan menghapus UN SD.

“Saya dari dulu setuju konsep satu atap sehingga konsep wajib belajar sembilan tahun terpenuhi mulai dari kelas I-IX SD.Tidak perlu ada ujian SD, ujian akhir nanti pada kelas IX. Sistem ini akan menampung ide kelas akselerasi di mana anak yang pintar bisa lebih cepat masa belajarnya,” katanya di Makassar, akhir pekan lalu. Bahkan, kata dia, seharusnya UN SD tahun 2012 sudah ditiadakan, namun sudah terlanjur dipersiapkan.

Pemprov Sulsel bersama 24 pemeritah kabupaten/ kota punya kewenangan untuk meniadakan UN SD, meski Pemerintah Pusat masih melaksanakannya. “Sulsel harus menjadi pelopor wajib belajar sembilan tahun dengan meniadakan UN SD”. “Kita bisa, karena kita punya program pendidikan gratis,”katanya. Menurut Halide yang juga guru besar Fakultas Ekonomi Universitas Hasanuddin (Unhas) Makassar, keberadaan UN SD hanya menghambur-hamburkan anggaran.

“UN SD hanya membuang-buang anggaran sehingga harus dihapus. Ini juga untuk efisiensi pendidikan dasar. Di luar negeri itu, pendidikan dasar hanya satu kali ujian,”katanya. Pertimbangan lain bagi mantan Rektor Unifa Makassar ini, wajib belajar sembilan tahun akan memenuhi kewajiban hukum dan moral bagi guru- guru yang sudah bersertifikasi. Guru bersertifikasi diwajibkan mengajar minimal 20 jam per pekan, tetapi hal tersebut disangsikan terpenuhi jika seorang guru hanya mengajar di SD atau SMP saja.

Prof Halide juga mendukung empat SMPN satu atap di empat pulau berbeda di Kecamatan Ujung Tanah yang tiga hari lalu diresmikan Wali Kota Makassar Ilham Arief Sirajuddin. SMP satu atap ini akan diajar oleh guru SD yang berada dalam satu gedung. Sekretaris Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Sulsel Jafar Sodding sepakat dengan penghapusan UN SD karena selama ini menjadi beban bagi anak.

Ditegaskan, bahwa UN SD harus dievaluasi karena tidak memberikan efek positif terhadap kualitas pendidikan dasar. “Secara pribadi saya sangat setuju dengan itu. Bahkan bukan hanya UN SD, tetapi SMP juga, karena UN justru menjadi momok.Ini menjadi tanda tanya besar,kualitas anak yang dengan tidak ikut, karena ada yang pintar, tetapi tidak lulus. Saya pikir sebaiknya dikembalikan ke sekolah masing-masing, karena guru di sekolah yang paling tahu tentang kualitas anak,”kata Jafar,kemarin.

Politikus Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini menilai UN hanya formalitas belaka, yang sudah sekian lama diberlakukan, namun tidak berdampak baik pada kemajuan dunia pendidikan yang berkarakter.“UN kadang jadi beban bagi anak, karena harus mengganti semuanya, termasuk seragam sekolah. Ini harus diubah, apalagi sudah ada pakar dari Dewan Pendidikan yang mendukung itu,”kata bakal calon Wali Kota Makassar ini.

Sementara, Kepala Dinas Pendidikan Sulsel Patabai Pabokori belum dapat dimintai tanggapannya terkait penghapusan UN SD 2013. Dia tidak mengangkat telepon selulernya saat dihubungi media. Demikian juga dengan pesan pendek (SMS) belum dibalas.

Andi Rudiyanto Asapa Bertarung Di Pilgub Sulsel 2013

11 April 2012 19:08:00

Keseriusan Ketua DPD Gerindra Sulsel Andi Rudiyanto Asapa bertarung di Pilgub Sulsel 2013 bakal merepotkan incumbent Syahrul Yasin Limpo dan ketua DPD Partai Demokrat Sulsel Ilham Arief Sirajuddin. Kedua bakal calon yang sudah menyatakan kesiapan maju sebagai calon gubernur Sulsel itu akan kesulitan melakukan pemetaan daerah basis dan pendukungnya.

Sebab, munculnya Rudiyanto berpeluang mengambil basis-basis yang mereka klaim. “Ini akan merepotkan keduanya (Syahrul dan Ilham). Kandidat tidak hanya akan fokus memperhatikan pergerakan satu kandidat, tapi menjadi terbagi,” ujar pengamat politik Universitas Hasanuddin (Unhas) Rahmat Muhammad, tadi malam.

Rahmat mengaku, belum bisa memastikan apakah kehadiran Rudiyanto bagian dari kerja tim sukses untuk memecah suara salah satu kandidat atau benar-benar ingin memenangkan Pilgub. Sementara itu, Syahrul enggan berkomentar terkait wacana kehadiran Rudiyanto sebagai kandidat yang akan menguntungkandirinya. Diameminta agar wacana seperti cukup ditanggapi oleh tim suksesnya.

“Tidak etis kalau saya yang tanggapi, banyak tim saya kok. Sebaiknya tanyakan ke mereka saja,”ucap Syahrul, kemarin. Gubernur Sulsel ini mengaku, siap menghadapi siapa pun penantangnya di Pilgub nanti, bahkan siap head to head dengan Ilham atau Rudiyanto ikut menjadi cagub.“Terserah saja, mau dua, tiga, atau empat kandidat, tidak ada masalah bagi saya,”tuturnya.

Ketua Lembaga Pemenangan DPD I Partai Golkar Ajiep Padindang mengaku, keuntungan dan kelemahan bagi Syahrul jika Rudiyanto ikut maju, adalah rahasia internal tim. “Belum saatnya saya komentari itu, karena itu merupakan strategi tim,”katanya. Sementara itu, peluang Rudiyanto mendapat dukungan dari Partai Gerindra untuk maju sebagai cagub Sulsel, belum jelas kepastiannya.

Sebab masih menunggu putusan dari DPP. Sampai saat ini, elit partai tersebut belum mengambil keputusan apakah tetap mengusung Rudiyanto atau memilih kandidat lain yang lebih berpeluang menang di Pilgub Sulsel 2013. Ketua Tim Pemenangan Rudiyanto, Andi Sugiaty Mangun Karim mengaku, keputusan final Gerindra belum turun sampai saat ini.Kendati demikian, petinggi Partai Gerindra, terutama Ketua Dewan Pembina DPP Gerindra Prabowo Subianto diyakini akan memberikan dukungan.

“ Sejauh ini memang belum ada yang final mendukung Kak Rudi (sapaan akrab Rudiyanto). Gerindra memangdisebut-sebut siap, tapi surat tertulisnya belum ada,” tandas anggota DPRD Sulsel itu saat dikonfirmasi media massa, kemarin. Sugiarty juga mengaku, Rudi dan tim pemenangan yang sudah dibentuk akan fokus mendekati partai politik lain, baik yang memiliki kursi di DPRD atau nonparlemen. Namun yang menjadi incarana prioritas, yakni partai yang memiliki kursi di DPRD Sulsel, seperti Partai Hanura, Partai Keadilan Sejahtera (PKS),dan Partai Damai Sejahtera (PDS).

Do you like this blog?

Loading... (rating 0) 0 vote(s)



Blog Author

Author: Blogger Indonesia

Tag cloud

poesia      photo      photography      musica      romance      games      life      filmes      music      review      news      tirinhas            cheap      blog      videos      art      poltica      sports      noticias      foto      video      digital      moda      family      fashion      general      eventos      travel      inspiration      imagens      personal      movies      fotos      reviews      silver      usa      shopping      humor      curiosidades     

New blogs in directory

Add your blog